Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pembentukan Paskibraka Tahun 2026
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan Sosialisasi Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 mulai pukul 10.00 WIB di Gedung Angling Dharmo Lantai 2 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari satu guru pendamping dan dua siswa perwakilan dari SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Polres Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Bapak Edi Susanto, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Bapak Amir Syahid, serta Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Bojonegoro Bapak Muhammad Harindra.
Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Bapak Amir Syahid, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait pembentukan Paskibraka tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa pendaftaran calon Paskibraka dilakukan secara daring melalui laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id yang dibuka mulai 3 hingga 23 Maret 2026.
“Pembentukan Paskibraka ini bertujuan memberikan informasi yang jelas kepada para siswa terkait proses pendaftaran, tahapan seleksi, serta persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bojonegoro menargetkan sebanyak 72 anggota Paskibraka yang terdiri dari 42 putra dan 30 putri untuk bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Bapak Edi Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa program Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, Paskibraka merupakan bagian dari proses kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
“Melalui program Paskibraka, para peserta tidak hanya dilatih kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga dipersiapkan menjadi Duta Pancasila yang mampu menjadi teladan di masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan materi teknis pendaftaran dan tahapan seleksi oleh Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Bojonegoro, Bapak Muhammad Harindra. Ia menjelaskan bahwa proses seleksi meliputi seleksi administrasi, tes Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, tes kesehatan, tes peraturan baris-berbaris (PBB), tes kesamaptaan, serta seleksi kepribadian melalui wawancara dan psikotes.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memahami proses pembentukan Paskibraka secara transparan dan mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hingga seleksi tidak dipungut biaya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak putra-putri terbaik Bojonegoro yang berpartisipasi dan mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat provinsi bahkan nasional.